Rabu, 03 Desember 2008

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN BUDAYA MASYARAKAT

Sudah sejak dahulu bangsa Indonesia dan Jepang terus melakukan interaksi dalam berbagai hal. Interaksi yang sudah dimulai sejak bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa Jepang, hingga sekarang ada kerja sama yang erat, membuat kebudayaan antara bangsa Indonesia dan bangsa Jepang terus berdampingan. Bangsa Indonesia dan bangsa Jepang memiliki beberapa persamaan, yaitu salah satunya merupakan sesama bangsa Timur dan Asia, tetapi kebudayaan Indonesia dan kebudayaan Jepang juga memiliki banyak sekali perbedaan.

Seperti yang kita ketahui, banyak sekali perbedaan-perbedaan yang mencolok seperti dalam hal sistem pemerintahan, kepercayaan, hingga kehidupan sehari-hari seperti cara berpakaian dan kehidupan pergaulannya. Dalam hal sistem pemerintahan, Indonesia yang menganut sistem pemerintahan presidensial sangat bertolak belakang dengan sistem pemerintahan Jepang yang menganut kekaisaran. Kemudian dalam hal kepercayaan, Indonesia yang secara penuh percaya dengan adanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai penguasa kehidupan, sedangkan Jepang yang yakin secara penuh bahwa kehidupan manusia dikuasai oleh para dewa (sebagai penguasa kehidupan tertinggi). Selanjutnya dalam kehidupan sehari-hari antara masyarakat Indonesia dan masyarakat Jepang, perbedaan yang mencolok terlihat dalam cara berpakaian yang dapat kita lihat dari masyarakat Jepang yang sudah banyak terpengaruh oleh kebudayaan Barat (khususnya wanita, berpakaian minim dianggap sebagai sesuatu yang sudah biasa dan lumrah), sedangkan di Indonesia hal tersebut masih belum dapat diterima sepenuhnya dikarenakan mereka masih memegang teguh adat bangsa Timur yang sopan dan sesuai dengan etika. Jadi bila ada wanita yang berpakaian minim, maka di Indonesia hal itu akan dianggap tabu dan dapat juga dikatakan bahwa pemikiran orang Indonesia masih “kolot” bila dibandingkan dengan budaya luar. Selain dalam hal berpakaian, kebudayaan Barat juga sudah mempengaruhi bangsa Jepang dalam hal pergaulan yang dapat dilihat dari pergaulan mereka khususnya para remaja yang mulai terbiasa dengan kehidupan seks bebas yang tampak secara nyata dan tidak menuai kritik, jika kita bandingkan dengan masyarakat Indonesia, pergaulan masyarakat Indonesia berbeda dengan masyarakat Jepang. Mungkin memang masyarakat Indonesia juga telah dipengaruhi oleh bangsa Barat dalam hal pergaulan bebas, tetapi hal tersebut tidak terlalu tampak secara nyata karena memang kehidupan seperti itu dianggap tidak sesuai dengan jiwa bangsa Indonesia yang masih memegang kuat tradisi budaya Timur. Tampak juga terdapat perbedaan yang mana orang Indonesia cenderung lebih memikirkan soal penampilan dan usia (yang muda tidak dipercaya) tanpa menghasilkan sesuatu yang benar-benar baik, sedangkan orang Jepang meskipun mereka memikirkan soal penampilan, mereka dapat menghasilkan sesuatu yang benar-benar baik dan mereka tidak mempedulikan soal usia asalkan orang tersebut memang berpotensi. Selain perbedaan-perbedaan itu, terdapat juga persamaan di antara keduanya yaitu seperti yang telah dikatakan bahwa orang Indonesia dan orang Jepang sama-sama merupakan bangsa Timur dan Asia, yang memiliki persamaan sifat yang dimiliki oleh mayoritas penduduknya, seperti rendah hati, menghormati orang tua, menghargai sesama, mementingkan sopan-santun, mengutamakan anak-anak Hanya saja mungkin berbeda dalam penerapannya.

Pengaruh beberapa faktor seperti interaksi atau kerjasama akan mempengaruhi budaya yang terdapat di suatu negara sehingga setiap negara akan cenderung mempunyai kebudayaan yang berbeda. Indonesia dan Jepang dapat dikatakan juga saling mempengaruhi meskipun tidak secara langsung. Selain itu juga, diantara kedua negara tersebut dapat dikatakan saling menukar budaya yang dianggap baik, seperti Indonesia yang meniru kebudayaan Jepang dalam hal kerajinan dan ketelitian mereka. Hal itu terwujud dalam kasus Daerah Istimewa Yogyakarta yang mendapatkan bantuan dari pihak Jepang yaitu Osaka untuk turut membantu membangun kota Yogyakarta dengan memberikan jembatan. Melalui hal ini tampak bahwa terjadi pertukaran budaya dalam hal arsitektur bangunan (jembatan) di Osaka yang terdapat di Yogyakarta.

Melihat pembahasan diatas, terlihat bahwa antara Indonesia dan Jepang terdapat lebih banyak perbedaan dikarenakan faktor yang mempengaruhi pembentukan kebudayaan mereka berbeda, meskipun terdapat beberapa persamaan. Dan hal itu tentu saja dapat dimanfaatkan agar saling melengkapi.

Tidak ada komentar: